Keluarga ku

Aku, Suami ku dan keempat anak - anak ku.

Sharing Growing Together

Bersama IGI kami menjadi lebih saling berbagi. Terima Kasih IGI.

IGI (Ikatan Guru Indonesia)

Menjadikan guru - guru Indonesia lebih hebat dan bermartabat.

Wednesday, April 24, 2019

KUNCI CONTOH SOAL SEMESTER GENAP KLS XI 2018-2019

1. D
2. C
3. E
4. A
5. E
6. A
7. A
8. E
9.C
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.

CONTOH SOAL UJIAN SEMESTER GENAP KLS XI 2018-2019

  1. Suku ke - 5 dan ke - 11 suatu barisan aritmatika berturut - turut adalah 76 dan 112. Suku ke -14 barisan aritmatika tersebut adalah ...
      A.  124            C. 136                    E. 110    
   B. 126            D. 130

2.  Seutas pita dibagi menjadi 9 bagian dengan panjang membentuk barisan 
    aritmatika. Jika pita terpendek 13 cm dan yang terpanjang 73 cm, maka
    panjang pita semula adalah ...
    A. 385 cm         C. 387 cm                 E.   389 cm               
    B. 386 cm         D. 388 cm

3. Suku ke - 4 dan suku - 12 dari barisan aritmatika berturut - turut 36 dan
   100. Jumlah 30 suku pertama deret aritmatika tersebut adalah ...
   A.      364             C. 3640                  E. 3840        
   B.      372             D. 3760

4. Pada barisan geometri jika suku ke - 4 dan ke - 7 berturut - turut 2 dan
   1536 maka suku ke - 5 barisan itu adalah...
   A.      16                   C. 22                        E. 24              
       B.       20                     D. 23
    5. Pada suatu segitiga sama sisi dibuat segitiga baru yang titik sudutnya merupakan 
        titik tengah sisi segitiga yang lama, begitu seterusnya. Jika luas segitiga
      yang terbesar adalah 36, maka jumlah luas seluruh segitiga yang terbentuk
      adalah ...
   A.    8            C. 32                     E. 54         
   B.    16          D. 36

6.   Hitunglah jumlah dari 1 + 1/2 +1/4 + ...
     A.   2                  D.  3/2            
       B.  1/3                        E.         3         
    C.   2/3  
  7. Sebuah bola dijatuhkan dari ketinggian 2 m dan memantul kembali menjadi     3/5  tinggi sebelumnya. Panjang lintasan bola tersebut sampai berhenti
      adalah ...
     A.   8 m                D. 24 m
     B.    16 m              E.  32 m
     C.    18 m
9.  Turunan pertama dari fungsi f(x) = 2x3 + 2x2 adalah f’(x) = ...
         A. 6x2 + 2x                C. 6x2 + 4x          E. 2x3 + 4x
         B. 6x2 – 2x                 D. 6x2 - 4x          

tunggu soal - soal berikutnya ya....
Untuk mengethaui kebenaran jawaban kamu, lihat kunci jawabannya disini

Wednesday, April 17, 2019

Soal Integral

Monday, April 15, 2019

Wednesday, April 10, 2019

Soal Turunan

Soal Turunan

Integral

Integral

Sebuah fungsi F(X) disebut sebagai integral dari f(x) selagi apabila turunan pertama F'(x) = f(x). Jadi sebuah persamaan jika diturunkan kemudian diintegralkan akan mengahasilkan persamaan seperti bentuk awal.
Contoh Sobat punya persamaan f(x) = x2 + 2x, ketika persamaan itu di turunakan maka akan menghasilkan f'(x) = 2x + 2. Dengan menggunakan integral akan dapat mengembalikan bentuk 2x + 2 ke bentuk x2 + 2x. Jika turunan menurunkan 1 tingkat eksponen dari x2 ke x maka integral akan mengembalikan tingkat eksponen satu tingkat lebih tinggi, misal x menjadi x2, x2menjadi x3, dan seterusnya. Ada dua macam integral yaitu integral tak tentu dan integral tentu.

Integral Tak Tentu

Yang dinamakan integral tak tentu adalah integral yang tidak memiliki batas atas dan bawah. Biasanya hanya berupa integral dari sebuah aljabar matematika. Bentuk integral ini tidak memiliki daerah asal dan tidak memiliki daerah hasil
∫ f(x) dx = F(x) + c

Integral Tentu

Pondasi dasar tentang integral tentu pertama kali diperkenalkan oleh Newton dan Leibinz yang kemudian dieperkenalkan secara modern oleh Riemann. Integral ini memiliki batas atas dan batas bawah. Dalam aplikasinya, integral tentu banyak digunakan untuk menghitung luas di bawah kurva dengan batas tertentu atau menghitung volume benda jika diputar.
rumus integral tentu

Mengenal Sifat dan Rumus Integral

berikut ini sifat-sifat dari operasi integral
sifat sifat integral

Rumus Dasar Integral

7 rumus umum
selain rumus dasar di atas, sobat bisa menggunakan rumus cepat lagi praktis
rumus praktis integral

Integral Fungsi Aljabar

Jika ada fungsi aljabar yang diintegralkan maka sobat bisa menggunakan rumus berikut:
integral aljabar
contoh, jika sobat punya aljabar 2x + 5 ketika diitegralkan akan mendapatkan hasil sebagai berikut:
∫▒〖2x+5= 2/(1+1) x^(1+1) 〗+ 5x+c ∫▒〖2x+5= x^2 〗+ 5x+c

Integral Fungsi Eksponen

integral bentuk eksponensial
contoh:
∫ 3e4x dx Kita misalkan 4x = u sehingga persamaan di atas menjadi
∫ 3e4x dx = ∫ 3eu du/4
= 3/4 ∫ 3eu du
= 3/4 eu + c
= 3/4 e4x + C

Intgeral Fungsi Trigonometri

berikut rumus integral dari trigonometri yang sering dipakai dalam soal-soal matematika.
a. Integral  dengan variabel sudut x atau sudut ax

∫ sin x dx = – cos x + c

∫ cos x dx =  sin x + c
∫ sin ax dx = – (1/a) cos ax + c
∫ cos ax dx = (1/a) sin ax + c
∫ secs2 x dx = tan x + c
b. Integral dengan Bentuk Pangkat

Rumus Integral Matematika


Rumus Integral Matematika- Dalam matematika ada namanya turunan ada juga namanya integral. Lalu, apa itu integral? Ia adalah lawan dari turunan atau diferensiasi. Sobat di Kelas XII pasti akan mendapatkan materi matematika ini. Integral juga dikenal sebagai antidiferensial dan dilambangkan dengan bentuk :
Sebuah fungsi F(X) disebut sebagai integral dari f(x) selagi apabila turunan pertama F'(x) = f(x). Jadi sebuah persamaan jika diturunkan kemudian diintegralkan akan mengahasilkan persamaan seperti bentuk awal.
Contoh Sobat punya persamaan f(x) = x2 + 2x, ketika persamaan itu di turunakan maka akan menghasilkan f'(x) = 2x + 2. Dengan menggunakan integral akan dapat mengembalikan bentuk 2x + 2 ke bentuk x2 + 2x. Jika turunan menurunkan 1 tingkat eksponen dari x2 ke x maka integral akan mengembalikan tingkat eksponen satu tingkat lebih tinggi, misal x menjadi x2, x2menjadi x3, dan seterusnya. Ada dua macam integral yaitu integral tak tentu dan integral tentu.

Integral Tak Tentu

Yang dinamakan integral tak tentu adalah integral yang tidak memiliki batas atas dan bawah. Biasanya hanya berupa integral dari sebuah aljabar matematika. Bentuk integral ini tidak memiliki daerah asal dan tidak memiliki daerah hasil
∫ f(x) dx = F(x) + c

Integral Tentu

Pondasi dasar tentang integral tentu pertama kali diperkenalkan oleh Newton dan Leibinz yang kemudian dieperkenalkan secara modern oleh Riemann. Integral ini memiliki batas atas dan batas bawah. Dalam aplikasinya, integral tentu banyak digunakan untuk menghitung luas di bawah kurva dengan batas tertentu atau menghitung volume benda jika diputar.
rumus integral tentu

Mengenal Sifat dan Rumus Integral

berikut ini sifat-sifat dari operasi integral
sifat sifat integral

Rumus Dasar Integral

7 rumus umum
selain rumus dasar di atas, sobat bisa menggunakan rumus cepat lagi praktis
rumus praktis integral

Integral Fungsi Aljabar

Jika ada fungsi aljabar yang diintegralkan maka sobat bisa menggunakan rumus berikut:
integral aljabar
contoh, jika sobat punya aljabar 2x + 5 ketika diitegralkan akan mendapatkan hasil sebagai berikut:
∫▒〖2x+5= 2/(1+1) x^(1+1) 〗+ 5x+c ∫▒〖2x+5= x^2 〗+ 5x+c

Integral Fungsi Eksponen

integral bentuk eksponensial
contoh:
∫ 3e4x dx Kita misalkan 4x = u sehingga persamaan di atas menjadi
∫ 3e4x dx = ∫ 3eu du/4
= 3/4 ∫ 3eu du
= 3/4 eu + c
= 3/4 e4x + C

Intgeral Fungsi Trigonometri

berikut rumus integral dari trigonometri yang sering dipakai dalam soal-soal matematika.
a. Integral  dengan variabel sudut x atau sudut ax

∫ sin x dx = – cos x + c

∫ cos x dx =  sin x + c
∫ sin ax dx = – (1/a) cos ax + c
∫ cos ax dx = (1/a) sin ax + c
∫ secs2 x dx = tan x + c
b. Integral dengan Bentuk Pangkat

∫sinn x. cos x dx = (1/(n+1)) sinn+1 x + c

∫ cosn x.sin x dx = (-1/(n+1)) cosn+1 + c
∫ sinn x dx = ∫ sinn-1 x. sin x dx (jika n ganjil)
∫ cosn x dx = ∫ cosn-1x . cos x dx (jika n ganjil)
∫ sinn x dx = ∫ (sin2 x)n/2 dx (jika n genap)
∫ cosn x dx = ∫ (cos2 x)n/2 dx (jika n genap)

Metode-Metode Integral

Ada dua metode integral yang sering digunakan dalam menyelesaikan soal. Mereka adalah metode substitusei (penggantian) dan metode parsial. Berikut penjelasannya

a. Metode Substitusi

Untuk mengintegralkan sebuah alajabar sobat bisa menggunakan metode penggantian atau substitusi. Misalkan u = g(x) dengan g(x) merupkan fungsi yang mempunyai turunan maka
∫ f(g(x)).g'(x) = ∫ f(u).du = F(u) + c
biar lebih paham rumusnya yuk simak contoh soal berikut:
contoh soal integral trigonometri
Kunci dari pemecahan soal di atas adalah permisalan  1/x kita misalkan dengan u. Jadi untuk memecahkan soal-soal integral dengan cara ini sobat harus pandai-pandai membuat permisalan. Berikut contoh lainnya:
soal integral permisalan
kita misalkan 3x2 + 9x -1 sebagai u
sehingga du = 6x + 9
2x + 3 = 1/3 (6x + 9) = 1/3 du

jawaban
sekranga kita ganti kembali u dengan 3x2 + 9x -1 sehingga didapatkan jawaban:
jawab2

b. Metode Parsial

Teknik atau metode lain yang bisa digunakan untuk melakukan integral adalah dengan metode parsial. Teknik ini biasanya digunakan untuk mencari suatu fungsi yang tidak dapat dicari integralnya jika menggunakan cara substitusi seperti pada huruf a di atas.
Jika u = f(x) dan v = g(x) maka berlaku rumus integral parsial:
∫ u.dv = u.v – ∫ v. du
Contoh Soal:
Berapa hasil dari ∫ x sin x ?
kita misalkan u = x maka du = dx
dv = sin x maka v = -cos x
(lihat rumus integral trigonometri sebelumnya)
kita masukkan ke rumus
∫ u.dv = u.v – ∫ v. du
∫ x sin x = x (-cos x) – ∫ (-cos x) dx = -x . cos x + sin x + c

Penggunaan Trigonometri Untuk Mencari Luas Daerah di Bawah Kurva dan Volume Benda Putar

Salah satu penggunaan integral adalah untuk mencari luas daerahh di bawah 1 atau lebih kurva. Berikut kami rangkumkan ilustrasi gambar berikut rumusnya:

Luas daerah yang dibatasi kurva dan sumbu x

untuk mencari luas di bawah sebuah kurva sobat cukup mengintegralkan persamaan garis tersebut kemudian memasukkan nilai x.
ilustrasi 1luas daerah di bawah kurva

Luas Daerah yang Dibatasi Dua Kurva dan Sumbu X

ilustrasi 2rumus integral dua grafik

b. Volume Benda Putar

Selain bisa digunakan untuk menghitung luasan di bawah kurva, integral bisa juga digunakan untuk mencari volume benda putar. Volume benda putar adalah volume benda yang terjadi ketika sebuah bidang dua dimensi diputar menurut sumbu tertentu (x atau y). Karena materinya cukup banyak, khusus untuk  volume benda putar pembahasan lengkapanya silahkan klik di sini

Volume Benda Putar

Volume Benda Putar

a. Volume Benda Putar terhadap Sumbu x yang dibatasi 1 Kurva

ilustrasi 1
perhatikan gambar ilustrasi di atas. Luasan di bawah kurva y=f(x) jika diputar dengan sumbu putar dengan titik batas a dan b akan menghasilkan sebuah silinder dengan tinggi selisih b dan a. Volume benda putar menurut sumbu x tersebut dapat dicari dengan rumus
volume benda putar menurut sumbu x

b. Volume Benda Putar terhadap Sumbu y yang dibatasi 1 Kurva

Untuk volume benda putar dengan sumbu putar adalah sumbu y, soba harus mengubah persamaan grafik yang semula y yang merupakan fungsi dari x menjadi kebalikannya x menjadi fungsi dari y.
y = f(x) menjadi x = f(y).
Misalkan
y = x2
x = √y
Setelah persamaan diubahf kebentuk x = f(y) kemudian dimasukkan ke rumus:
volume benda putar menurut sumbu y

Contoh Soal

Tentukan volume dari benda putar jika daerah yang dibatasai oleh fungsi f(x) = 4 -x2, sumbu x, dan sumbu y diputar 360º terhadap:
a. sumbu x
b. sumbu y
ilustrasi 4
a. Diputar mengelilingi sumbu x
Dari grafik di atas terlihat luasan r dibatasi oleh titik di sumbu x (0,0) dan (0,2)
soal jawab volume benda putar 1
Jadi volume benda putar jika luasan M diputar mengelilingi sumbu x sebesar 360º adalah 256/15 π

Rumus Volume Benda Putar dan Contoh Soal

Rumus Volume Benda Putar dan Contoh Soal – Salah satu bentuk pengaplikasian integral selain untuk menghitung luas di bawah kurva juga untuk menghitung volume benda putar. Yang dimaksu volume benda putar adalah volume yang didapatkan dari sebuah luasan yang diputar dengan poros putar tertentu (sumbu x atau sumbu y). Contoh paling sederhana dari benda putar adalah tabung. Volume sebuah tabung didapat dari luas alasa berbentuk lingkaran yang dikalikan dengan tinggi.
Baca Juga : “Rumus-Rumus Integral Lengkap
Jika alas sebuah tabung dinyatakan dengan fungsi A(x) dan tinggi dari benda putar tersebut adalah panjang selang dari titik a ke b pada sumbu x atau y maka volume benda putar tersebut dapat dihitung dengan menggunakan rumus

V = ∫ba A(x) dx

Untuk mencari volume benda putar yang dihasilkan dari sebuah luasan yang diputar menurut sumbu x dan y dapat menggunakan cara seperti penjelasan berikut:

a. Volume Benda Putar terhadap Sumbu x yang dibatasi 1 Kurva

ilustrasi 1
perhatikan gambar ilustrasi di atas. Luasan di bawah kurva y=f(x) jika diputar dengan sumbu putar dengan titik batas a dan b akan menghasilkan sebuah silinder dengan tinggi selisih b dan a. Volume benda putar menurut sumbu x tersebut dapat dicari dengan rumus
volume benda putar menurut sumbu x

b. Volume Benda Putar terhadap Sumbu y yang dibatasi 1 Kurva

Untuk volume benda putar dengan sumbu putar adalah sumbu y, soba harus mengubah persamaan grafik yang semula y yang merupakan fungsi dari x menjadi kebalikannya x menjadi fungsi dari y.
y = f(x) menjadi x = f(y).
Misalkan
y = x2
x = √y
Setelah persamaan diubahf kebentuk x = f(y) kemudian dimasukkan ke rumus:
volume benda putar menurut sumbu y

Contoh Soal

Tentukan volume dari benda putar jika daerah yang dibatasai oleh fungsi f(x) = 4 -x2, sumbu x, dan sumbu y diputar 360º terhadap:
a. sumbu x
b. sumbu y
ilustrasi 4
a. Diputar mengelilingi sumbu x
Dari grafik di atas terlihat luasan r dibatasi oleh titik di sumbu x (0,0) dan (0,2)
soal jawab volume benda putar 1
Jadi volume benda putar jika luasan M diputar mengelilingi sumbu x sebesar 360º adalah 256/15 π
b. Diputar mengelilingi sumbu y
Untuk mencari volume benda putarnya sobat harus menyatakan kurva y = f(x) = 4-x2 menjadi bentuk persamaan x2.
y = 4-x2
x2 = 4-y
Luasan M memotong sumbu y di titik (0,0) dan (0,4)
soal bahan
Jadi jika luasan M diputar 360º derajat mengelilingi sumbu ya akan menghasilkan volume sebesar 8 π satuan volume.

c. Volume Benda Putar yang Dibatasi Dua Kurva Jika Diputar Mengelilingi Sumbu x

Jika ada sebuah luasan yang dibatasi oleh dua kurva yaitu f(x) dan g(x) dimana |f(x)| ≥ |g(x)| dengan interval [a,b] diputar mengelilingi sumbu x, maka volume benda putar tersebut dapat dihitung dengan rumus:
 vb dua kurva1
rumus volume benda putar dua kurva

c. Volume Benda Putar yang Dibatasi Dua Kurva Jika Diputar Mengelilingi Sumbu y

ilustrasi benda putar
Sama prinsipnya dengan yang ada di huruf b, jika ada sebuah luasang yang terbentuk dari dua buah kurva x = f(y) dan x = g(y) dan interval [a.b] yang diputar mengitari sumbu y maka volume yang dihasilkan dapat dicari dengan rumus
rumus 2
Contoh Soal
Hitunglah volume benda putar yang terjadi jika daereah yang dibatasi oleh kurva  y = √x , garis x = 2, garis y = 4, dan garis y = 3.
Jawab:
Kita gambar dulu luasan dimaksud
soal jawab 2
daerah berwarna biru muda di atas akan diputar mengelilingi sumbu x maka volume benda putar yang terjadi:
jawaban 3
Jadi volume benda putar tersebut adalah 12 π satuan volume. Okey sobat sekian dulu belajar kita tentang volume benda putar kali ini, semoga bermanfaat. Sukses buat sekolahnya.